Potensi Alam Besar, BMKG Pasang AWS untuk Antisipasi Perubahan Cuaca di Kota Batu

- Sabtu, 26 November 2022 | 21:12 WIB
Peresmian Site AWS di Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi (IP2T) Punten, Kota Batu/Pemkot Batu.
Peresmian Site AWS di Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi (IP2T) Punten, Kota Batu/Pemkot Batu.

HALLO MALANG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan bantuan berupa alat Automatic Weather Station (AWS) untuk Kota Batu, Jawa Timur. Alat ini dipasang di Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi (IP2T) Punten, Kota Batu.

AWS sendiri merupakan sistem terpadu yang didesain untuk mengumpulkan data cuaca secara otomatis dan diproses secara sistematis. Sehingga pengamatan cuaca di Kota Batu diharapkan menjadi lebih mudah dengan hadirnya alat tersebut.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, mengaku senang dengan keberadaan AWS di Kota Batu. Ia berharap alat ini dapat memberikan sinyal antisipasi terhadap perubahan cuaca di Kota Batu.

“Akhirnya ada bantuan AWS dari BMKG. Kota Batu ini kota kecil, tetapi potensi alamnya sangat besar dan itu yang harus kita jaga. Mudah-mudahan ini (AWS) menjadi salah satu hal yang punya banyak manfaat,” katanya, Jumat 25 November 2022.

Site AWS ini diresmikan di IP2T Punten, pada Kamis, 24 November 2022. AWS ini nantinya akan berfungsi sebagai sistem yang mendeteksi cuaca ekstrem.

Bahkan AWS ini juga bisa digunakan untuk mendukung penelitian di IP2T dalam menghasilkan bibit jeruk berkualitas unggul. Sebab, keberadaan AWS ini bisa mendeteksi iklim dan cuaca yang berguna untuk menentukan masa tanam dan panen.

Sekretaris Utama BMKG, Dwi Budi Sutrisno, mengatakan, AWS menjadi parameter penting penelitian. Sebab, AWS ini bisa mendeteksi kecepatan angin, arah angin, suhu udara, kelembapan, hingga curah hujan.

“Dengan alat ini, penelitian dapat dilakukan dengan lebih mudah karena cuaca dapat terdeteksi secara sistematis. Alat ini juga berfungsi untuk mendeteksi kemungkinan cuaca ekstrem, sehingga bisa mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana,” kata Budi.

Editor: Daviq Umar Al Faruq

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Selidiki Kasus Guru Ngaji Cabul di Malang

Jumat, 27 Januari 2023 | 22:16 WIB

Malpro, Aplikasi untuk Jual Beli UMKM di Kota Malang

Kamis, 26 Januari 2023 | 12:18 WIB

Perayaan Imlek di Kabupaten Malang Berjalan Aman

Senin, 23 Januari 2023 | 14:54 WIB

1.434 Pasangan di Malang Ajukan Pernikahan Dini

Sabtu, 21 Januari 2023 | 11:49 WIB

8 Area Prioritas Pembangunan Kota Malang 2024

Kamis, 19 Januari 2023 | 12:43 WIB
X