Seorang Warga Batu Terinfeksi Penyakit Kencing Tikus, Dinkes Imbau Masyarakat Waspada

- Kamis, 17 November 2022 | 19:01 WIB
Penyakit Kencing Tikus atau Leptospirosis (pixabay.com/Ralphs_Fotos)
Penyakit Kencing Tikus atau Leptospirosis (pixabay.com/Ralphs_Fotos)

HALLO MALANG - Seorang warga Kota Batu, Jawa Timur, dilaporkan terinfeksi penyakit leptospirosis atau kencing tikus. Temuan itu berdasarkan catatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu per Januari 2022 hingga 15 November 2022.

Kepala Dinkes Kota Batu, drg Kartika Trisulandari, mengatakan, warga yang terinfeksi penyakit kencing tikus itu telah mendapatkan penanganan yang baik dan sudah dinyatakan sembuh. Meski begitu, ia mengimbau masyarakat yang lain untuk tetap waspada.

"PHBS (perilaku hidup bersih sehat) jaga lingkungan agar tetap bersih dan menggunakan pelindung jika beraktifitas di genangan air, seperti sepatu boot," katanya, Rabu 16 November 2022.

Kartika menerangkan, penyakit kencing tikus merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira. Bakteri ini dapat menyebar melalui urin atau darah hewan yang terinfeksi.

"Beberapa hewan yang bisa menjadi perantara penyebaran leptospirosis tersebut adalah tikus, sapi, anjing, dan babi," ujarnya.

Ia menjelaskan, penyebaran penyakit kencing tikus sendiri juga bisa melalui air atau tanah yang telah terkontaminasi urin hewan pembawa bakteri Leptospira. Oleh karena itu, warga Kota Batu diminta menerapkan PHBS agar terhindar dari penyakit kencing tikus.

"Sehingga seseorang dapat terserang leptospirosis, jika terkena urine hewan tersebut, atau kontak dengan air atau tanah yang telah terkontaminasi," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, berdasarkan data dari Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan, penyakit kencing tikus mudah tersebar saat banjir. Penularannya melalui kencing tikus yang salah satunya bisa mengalir di area banjir.

Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira interrogans yang disebarkan melalui urine atau darah hewan yang terinfeksi bakteri ini. Beberapa jenis hewan yang dapat menjadi pembawa leptospirosis salah satunya tikus.

Penularan leptospirosis masuk ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir, mata, hidung, makanan. Bahkan, bisa tertular pada kulit yang mengalami lecet.

Halaman:

Editor: Daviq Umar Al Faruq

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terguling, Truk Timpa Mobil di Singosari Malang

Minggu, 27 November 2022 | 12:31 WIB

Mahasiswa Unitri Study Tour di Lapas Perempuan Malang

Jumat, 25 November 2022 | 17:08 WIB

Pejuang Lingkungan di Kota Malang Dapat Kartu BPJS

Kamis, 24 November 2022 | 18:54 WIB

Ratusan ASN Pemkot Malang Dites Urin Mendadak, Ada Apa?

Selasa, 22 November 2022 | 18:33 WIB
X