Asah Soft Skill, Buruh Rokok di Malang Diajari Menjahit

- Rabu, 16 November 2022 | 20:42 WIB
Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi Melalui Pelatihan Menjahit DBHCHT Tahun 2022, di PT Cakra Guna Cipta, Rabu (16/11).
Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi Melalui Pelatihan Menjahit DBHCHT Tahun 2022, di PT Cakra Guna Cipta, Rabu (16/11).

HALLO MALANG - Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang kembali memberikan pelatihan bagi masyarakat. Kali ini sasarannya adalah buruh pabrik rokok.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang, Drs Yoyok Wardoyo MM menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk menambah keterampilan bagi para buruh pabrik rokok. Sehingga, para buruh pabrik rokok tidak hanya mampu bersaing di dunia industri namun juga memiliki soft skill.

Pelatihan menjahit kali ini digelar di PT Cakra Guna Cipta, Pakisaji. Total ada 30 peserta yang mengikuti kegiatan. Sementara itu, di pabrik rokok lain, CV Rocky juga digelar pelatihan yang sama, menjahit. Dibuka pada Selasa, 8 November hingga 24 November 2022.

"Minimal mencukupi kebutuhan sendiri. Misal, membuat baju untuk putranya. Anak dibuatkan baju ibunya itu senangnya luar biasa," kata Kepala Dinas saat membuka kegiatan Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi Melalui Pelatihan Menjahit DBHCHT Tahun 2022, di PT Cakra Guna Cipta, Rabu (16/11).

Lebih lanjut, Yoyok menjelaskan, kegiatan pelatihan ini sebagai upaya meningkatkan kreativitas dan memunculkan inovasi masyarakat Kabupaten Malang, khususnya buruh rokok.

Pelatihan menjahit dengan menggandeng LPK Modes Mimin di PT Cakra Guna Cipta dan LPK Modes Kurnia di CV Rocky ini juga bertujuan memunculkan minat berwirausaha. Sehingga dapat menciptakan lanangan pekerjaan untuk diri sendiri maupun masyarakat di sekitarnya.

Kepala Dinas berharap, melalui kegiatan pelatihan menjahit ini mampu memunculkan wirausahawan baru yang dapat berperan sebagai solusi bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat .

"Saya berharap, pelatihan menjahit ini tidak hanya menambah kemampuan dan pengetahuan para peserta. Namun juga mampu memunculkan jiwa kreatif, inovatif, mandiri dan kompetitif. Sehingga mampu adaptif dengan perkembangan zaman," harap Yoyok.

Sebagai penutup, Yoyok berharap kegiatan pelatihan ini dapat bermanfaat sebagai bekal untuk mendapatkan penghasilan. Selain Itu juga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat Kabupaten Malang.

"Besar harapan kami para peserta pelatihan menjahit mampu menjadi wirausahawan baru yang handal serta mampu secara ekonomi. Sehingga bisa menciptakan lapangan kerja baru dan menggerakkan roda perekonomian Kabupaten Malang," tandas Kepala Dinas.

Halaman:

Editor: Daviq Umar Al Faruq

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terguling, Truk Timpa Mobil di Singosari Malang

Minggu, 27 November 2022 | 12:31 WIB

Mahasiswa Unitri Study Tour di Lapas Perempuan Malang

Jumat, 25 November 2022 | 17:08 WIB

Pejuang Lingkungan di Kota Malang Dapat Kartu BPJS

Kamis, 24 November 2022 | 18:54 WIB

Ratusan ASN Pemkot Malang Dites Urin Mendadak, Ada Apa?

Selasa, 22 November 2022 | 18:33 WIB
X