Khofifah Tekankan Kolaborasi TNI-Polri-Pemda untuk Pembangunan Jatim

- Jumat, 13 Mei 2022 | 12:22 WIB
Apel Sinergitas TNI Polri di Daerah Latihan Kodam V/Brawijaya Sidodadi, Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis 12 Mei 2022/Humas Pemprov Jatim.
Apel Sinergitas TNI Polri di Daerah Latihan Kodam V/Brawijaya Sidodadi, Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis 12 Mei 2022/Humas Pemprov Jatim.

HALLO MALANG - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menekankan, kolaborasi, komunikasi, dan kemitraan yang kuat atau strong partnership antara TNI-Polri-Pemerintah Daerah (Pemda) sangat penting dilakukan. Sebab hal itu diperlukan dalam proses percepatan pembangunan di Jawa Timur (Jatim).

“Tidak ada sukses tunggal. Sukses diraih karena sinergi, kolabroasi dan strong partnership karena yang terbangun adalah interdependensi antara satu dengan yang lain. Dengan kolaborasi dan koordinasi yang baik ini maka tantangan dan masalah yang ada di daerah bisa diselesaikan secara bersama-sama dengan efektif dan efisien,” kata Khofifah saat Apel Sinergitas TNI Polri di Daerah Latihan Kodam V/Brawijaya Sidodadi, Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis 12 Mei 2022.

Khofifah menerangkan, pentingnya tiga elemen antara TNI-Polri-Pemda tersebut sejalan dengan arahan Presiden kepada para kepala daerah se-Indonesia pada 25 Oktober 2021.

“Bapak Presiden RI menekankan pentingnya hubungan harmonis Forkopimda di daerah. Baik Gubernur dengan Kapolda, Gubernur dengan Pangdam, Gubernur dengan Kajati, dan lain-lain. Hal ini karena hubungan harmonis seperti itu akan sangat mempengaruhi tensi di daerah,” imbuhnya.

Untuk itu, Khofifah berharap sinergitas, strong partnership dan kolaborasi ini terjalin dengan baik tidak hanya di tingkat provinsi, tapi juga kabupaten atau kota, bahkan sampai dengan kecamatan dan desa. Hal ini karena masing-masing memiliki kekuatan, jejaring, dan energi yang akan menekankan signifikansi bagi program yang bermanfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, ada loyalitas tegak lurus yang harus dijaga dan ditumbuh kembangkan, yakni kepada Kepala Negara yang juga Kepala Pemerintahan tertinggi yakni Presiden. Seperti yang disampaikan Presiden pada arahan dalam HUT TNI 5 Oktober 2021 bahwa kerjasama TNI Polri dengan pemerintah daerah sangat penting disamping dengan kekuatan masyarakat luas.

“Ini harus terbangun dan terjalin dengan baik. Dalam suasana apapun kita membutuhkan komunikasi yang terus terbangun karena ada dinamika pergantian pimpinan di kedinasan misalnya, ada urgensi tertentu di suatu daerah, sehingga komunikasi harus terus dijaga. Sekali lagi kerjasama dan kolaborasi jadi kunci penting,” tegasnya.

Khofifah menambahkan, saat pandemi covid-19 yang menghantam banyak sektor mulai sosial, ekonomi dan sebagainya, prajurit TNI dan Polri turun ke tengah-tengah masyarakat dengan sapaan solutif memberikan layanan. Salah satunya dalam program vaksinasi baik yang secara kontinyu maupun insidentil dalam jumlah yang masif.

Tidak hanya soal vaksinasi, tapi Panglima TNI dan Kapolri terus turun memastikan bahwa obat-obatan covid-19 dan sembako bagi masyarakat benar-benar tersalurkan dengan baik. Bahkan beberapa kantor Kodim maupun Polres sering menjadi tempat pusat karantina maupun menyimpan stok obat-obatan.

“Saya mengapresiasi para Prajurit TNI Polri yang turun langsung ke masyarakat. Hal ini tentunya membuat masyarakat tenang. Bagaimana babinsa dan babinkamtibmas turun langsung mengecek bagaimana penyaluran obat-obatan Covid-19 tersalurkan dengan baik,” katanya.

Halaman:

Editor: Daviq Umar Al Faruq

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Cek Lokasi Rawan Kecelakaan di Malang

Kamis, 26 Mei 2022 | 09:48 WIB

Polres Malang Siap Amankan Pemilu 2024

Kamis, 26 Mei 2022 | 09:41 WIB

Polres Malang Maksimalkan Predikat WBK WBBM

Selasa, 24 Mei 2022 | 22:56 WIB

Cerita Alumnus UMM Meniti Karir di Kuwait

Senin, 23 Mei 2022 | 15:38 WIB
X