38 Daerah di Jatim Bakal Disambangi Kirab Pataka 'Jer Basuki Mawa Beya'

- Kamis, 22 September 2022 | 16:04 WIB
Kirab bendera Pataka ini tiba di Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang, hari ini, Rabu 21 September 2022/Dok. Pemkab Malang.
Kirab bendera Pataka ini tiba di Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang, hari ini, Rabu 21 September 2022/Dok. Pemkab Malang.

HALLO MALANG - Kirab bendera Pataka 'Jer Basuki Mawa Beya' bakal berkeliling ke 38 daerah yang ada di Jawa Timur (Jatim). Kirab bendera Pataka ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-77 Provinsi Jawa Timur.

"Kirab ini dilakukan menyatukan warga jawa timur untuk bangkit lebih kuat dan pulih lebih cepat agar pembangunan di Kabupaten Malang juga dapat merata di seluruh Jawa Timur,” kata Bupati Malang, M Sanusi, Rabu 21 September 2022

Kirab bendera Pataka ini tiba di Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang, hari ini, Rabu 21 September 2022. Prosesi penyambutan bendera Pataka melibatkan personil Satpol PP, Linmas, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

Bendera Pataka nantinya akan singgah di Pendopo Agung Kabupaten Malang. Bendera tersebut sebelumnya dibawa dari Kabupaten Lumajang menuju Kabupaten Malang dan selanjutnya akan diberangkatkan ke Kota Malang kemudian Kota Batu.

Bendera Pataka 'Jer Basuki Mawa Beya' diserahkan oleh Kasatpol PP Kabupaten Lumajang kepada Bupati Malang dan diteruskan kepada Kasatpol PP Kabupaten Malang. Diserahkan pula Lambang Satuan Polisi Pamong Praja “Praja Wibawa”, Lambang Pemadam Kebakaran “Yudha Bhrama Jaya dan Lambang Satlinmas.

Bendera Pataka 'Jer Basuki Mawa Beya' ini diberikan secara estafet dan akan diterima secara bergiliran di 38 kepala daerah baik bupati dan wali kota se-Jawa Timur. Kirab ini akan berlangsung selama 26 hari, sejak 19 September hingga 12 Oktober 2022 mendatang.

Dalam kirab tersebut tidak hanya bendera Pataka Provinsi Jawa Timur saja yang diarak dengan mobil bak terbuka. Terdapat juga bendera Pataka Satpol PP, Linmas, Pemadam Kebakaran serta bendera peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI

"Dengan adanya kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya ini nantinya antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Timur bisa saling bersinergi di segala bidang dan segala lini. Sebab ke depan, sinergi ini sangat dibutuhkan dalam rangka mendukung proses pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat," jelas Sanusi.

Penutupan kirab Pataka nanti dilakukan dengan pembacaan Ripta Prasasti (prasasti yang ditulis di atas daun lontar) oleh Bupati Banyuwangi yang berisi amanat singkat Gubernur Jawa Timur.

Dalam Ripta Prasasti itu dijelaskan, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh pimpinan kepala daerah untuk senantiasa menjaga konsistensi dalam sinergitas dan kolaborasi dalam membangun kemajuan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jatim.

Halaman:

Editor: Daviq Umar Al Faruq

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polda Jatim Musnahkan Sabu Sitaan 236,79 Kilogram

Kamis, 25 Agustus 2022 | 18:27 WIB

BUMDES Krucil Kembangkan Kopi Probolinggo

Jumat, 12 Agustus 2022 | 11:59 WIB
X